Sketsa Wajah Pelaku Bom JW Marriott akan Disebar



Share
Sketsa Wajah yang kemungkinan dan diduga adalah tersangka pelaku peledakan Bom JW Marriott dan Ritz Carlton, ada dua dari tiga kemungkinan tersangka pelaku bom JW Marriott Mega Kuningan Jakarta. Bagian kepala terpisah dengan tubuh dan tubuhnya sulit untuk dikenali dan agak kurang patut untuk saya posting disini. Kita tunggu saja Sketsa wajah yang dicurigai sebagai pelaku ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

Nama yang dipakai saat check in di Hotel JW Marriott kamar 1808, adalah nama Nuri Hasdi (kemungkinan bukan nama sebenarnya), alamat yang ditulis di formulir pendaftaran Hotel di Pondok Pinang Kebayoran Lama 15 Juli check Out 17 Juli dan ia membayar dengan uang tunai sehingga sulit diidentifikasi karena tidak membayar dengan credit card. Tidak meninggalkan jejak transaksi lewat elektronik, nilai transaksi $140 USD.

Video CCTV Hotel Marriott yang kemarin sempat ditayangkan dan diduga salah satu pelaku peledakan bom, Malam ini beberapa televisi juga menayangkan rekaman Video CCTV Hotel Ritz Carlton yang diduga juga sebagai pelaku pengeboman dilihat dari gerak-gerik dan cara berjalan serta kesamaan style, hanya postur tubuh yang di Hotel JW Marriot jauh lebih tinggi sekitar 180 cm sedangkan rekaman CCTV Ritz Carlton pemuda yang berjalan membawa tas jinjing (semacam tas laptop atau bahkan lebih besar) berperawakan rata-rata orang Indonesia.
Polisi akan menyebar sketsa wajah pria yang ducurigai sebagai pelaku peledakan bom di Mega Kuningan pada Sabtu (18/7), demi mengetahui identitas orang tersebut.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Chrysnanda, di media centre yang bertempat di Plaza Bellagio. Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menemukan potongan kepala dengan wajah yang masih cukup jelas, yang kemudian diduga sebgai pelaku pengebom.

Selain itu, imbuh Chrysnanda, pada Sabtu ini pihaknya akan mengumumkan nama-nama korban tewas dalam peristiwa berdarah ini. Sampai saat ini para dokter forensik di RS Polri R Soekanto sedang “mengorek” informasi dari potongan-potongan mayat dari lokasi peledakan bom.

“Kami masih belum tahu berapa orang WNA dan WNI yang tewas dalam peristiwa ini. Satu WNA yang sudah pasti dikenali adalah Timmothy McKay, yang juga Presiden Direktur PT Holcim Indonesia,” ujar Chrysnanda.

Sampai pukul 22.30 polisi masih melakukan olah tempat kejadian untuk mengumpulkan data sebanyak-banyaknya, agar dapat mengungkap pelaku peristiwa ini.

Selain itu, polisi meningkatkan penjagaan di gedung-gedung di kawasan Mega Kuningan, seperti Gedung XL, Menara Rajawali, Plaza Bellagio, dan Oakwood. “Kemungkinan pelaku masih berada di sini, menyamar sebagai masyarakat biasa yang menonton TKP,” ujar Chrysnanda.

Tempat-tempat yang merupakan obyek vital lainnya juga diperketat pengamanannya, karena polisi melakukan Siaga 1 di Jakarta, seperti yang diumumkan Kapolri, Bambang Hendarso Danuri sebelumnya.

Pantauan di kawasan Mega Kuningan memperlihatkan, gedung-gedung di tempat itu memang lebih banyak penjaganya. Selain para petugas satpam gedung, tampak juga anggota polisi dan Brimob di setiap gedung.

1 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Tehobenk said...

Mana om sketsanya ? kirain sudah ada, masih nunggu ya ? Keluarga Tehobenk ikut berduka cita atas peristiwa pengeboman, semoga otak pelaku pengeboman segera tertangkap.

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...