Selamat…. Posisi Anda saat ini sudah berada di depan pintu keberuntungan. Untuk berhasil membuka keberuntungan Anda mari kita buka sama-sama kunci pintu keberuntungannya . “ satu….. dua….. tiga…..” haaappppp ….
Luar biasa dengan mudah Anda berhasil menggerakkan gagang pintu keberuntungan hingga saat ini posisi pintu keberuntungan benar-benar membuka didepan mata. Selamat Anda memang benar-benar pejuang bagi diri Anda sendiri. Pantaslah Anda mendapat hadiah ini. Mari dinikmati …………!!
Disaat Anda sedang menikmati isi ruang keberuntungan dengan penuh bangga, tanpa disadari pandangan tertuju pada beberapa karyawan yang sedang melakukan aktivitas hariannya. Dengan cermat Andapun mulai memperhatikan ulah karyawan satu persatu.
Aneh, ada satu ulah karyawan yang menarik perhatian: “ huehh…. Tiap hari kerjanya kok ngetik terus, sampai pegel kedua lenganku….” Ujar karyawan itu bicara sendiri. Kemudian orang itupun menyandarkan badannya disandaran kursi kesayangan sedang tangan kirinya mengelus-elus lengan sebelah kanan sambil pikirannya lari kemana-mana: “
Coba kalau aku jadi direktur perusahaan ini , pasti nyaman dah seperti big bosku saat ini”. Ujarnya bicara sendiri. Untuk sesaat Andapun tersenyum mendengar perkataan karyawan itu. Pelahan-lahan Anda menghampiri dan mengajak bicara. “ pahamkah dengan apa yang barusan Anda keluhkan ?”
Itu semua adalah angan-angan atau impian. Jadi Angan-angan atau impian adalah suatu harapan yang dilakukan seseorang namun harapan yang diinginkan itu diluar batas kemampuannya. Jadi kemungkinan untuk meraih keberhasilan adalah mustahil. Karena yang Anda angankan atau impikan adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi kecuali dalam cerita Abu Nawas atau dongeng impian.
Salahkah Anda melakukan pekerjaan berangan-angan atau impian dan
Dreaming ?? apabila untuk melakukan motivasi diri, hal itu syah-syah saja Anda lakukan. Asal Anda tidak berharap total untuk menjadi kenyataaan karena hal itu sangatlah tipis untuk dapat terbukti. Terkecuali Anda benar-benar mendapat mu’jizat dari Yang Maha Kuasa. Nah, puaskah Anda berhasil berada di dalam ruang keberuntungan ini ??
Terimakasih karena memang benar itu kenyataannya. Dan sekarang mari kita berjalan menuju ruang keberuntungan yang lain. Subhanallah, baru saja Anda berhasil berjalan beberapa langkah di dalam ruangan yang baru, ada sesuatu hal yang berhasil menarik perhatian.
Ada seorang karyawan
cleaning service sedang melakukan ulah kerjanya dengan sungguh-sungguh “ hueh…. … gimana caranya ya supaya aku berhasil menyapu ruangan seluas ini, tapi aku tidak merasakan capek...!!
Seandainya sapu ini aku kolaborasikan dengan gerakan dynamo mungkin nggak ya…??? Huehh, aku coba dulu dahhh, siapa tahu berhasil “ ujarnya berantusias.
Subhanallah, saking Anda salut dengan karyawan cleaning service itu, spontan saja berjalan menghampiri orang itu sambil memberikan tepuk tangan sebagai tanda penghargaan. Dengan bangga Anda bicara: “ saat ini yang dibutuhkan di dunia kerja adalah orang-orang yang yang mempunyai karakter seperti kamu, selamat aku bangga”.
Nah, sebenarnya si cleaning service itu telah melakuan kegiatan apa ?
Tepat sekali imajinasi !
Imajinasi adalah merupakan kekuatan kreativitas daya cipta yang dimiliki seseorang. Orang yang melakukan pekerjaan berimajinasi pasti selalu ingin pembuktian. Bedakan antara Visi Misi yang diawalli Imaginasi dengan mimpi / dreaming, Panduan Ide berawal dari Imajinasi, walaupun kita akui segala sesuatu memang banyak yang
berawal dari mimpi, akan tetapi tidak sedikit mimpi yang berakhir di kamar mandi.
Imajinasi akan menuntun Panduan Ide menjadi bukti / action, proses mengolah mimpi menjadi imajinasi dituntun oleh panduan ide untuk membuat visi dan visi.
Itu artinya ada suatu bentuk usaha yang dimiliki oleh orang itu untuk meraih keberhasilan dari apa yang diinginkan. Woow, luar biasa. Selamat Anda benar-benar beruntung berada di dua ruang keberuntungan. Dari kenyataan yang berhasil Anda lihat di ruangan itu manakah yang terbaik Anda lakukan ?
Saya yakin, Anda pasti dapat memberi jawaban yang terbaik. Untuk sesaat mari kita istirahat sejenak sambil mengkaji keberuntungan yang telah Anda miliki, sambil berucap penuh syukur pada illahi Robbi Allah Yang Maha Tinggi.
Terimakasih, Anda benar-benar beruntung karena telah berhasil menjadi bagian dari artikel panjang yang sedikit membingungkan ini. Saya tunggu keberuntungan Anda yang lain.
