Miss Indonesia 2010



Share
Miss Indonesia 2010 sudah dinobatkan, bukan sesuatu yang baru lagi jika Putri Indonesia itu harus menguasai banyak bahasa. Tetapi, bukan berarti bahasa ibu sendiri tidak bisa. Ironis kalau menyandang gelar "Puteri Indonesia 2010" akan tetapi mengaku tidak begitu fasih berbahasa Indonesia. Mungkin beginilah cerminan "Negeri Gendeng" tercinta segala sesuatu yang terjadi kurang masuk di akal orang awam dengan otak membumi seperti kita, hanya bisa terheran-heran dan bingung ... serta timbul pertanyaan, Wajarkah menyandang gelar Miss Indonesia 2010 tidak fasih berbahasa Indonesia ?

Miss Indonesia 2010, lama berdiam di luar negeri juga bukan alasan mengapa seseorang tidak lagi lancar berbahasa Indonesia. Ini dibuktikan pada Putri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames.

Gugup? Sepertinya kalau gugup itu malah semakin membuat seseorang mengeluarkan ucapan yang mungkin spontan keluar dari mulut. Hem, lain kali harusnya lancar berbahasa Indonesia juga harus menjadi syarat mutlak putri Indonesia atau miss Indonesia.


Putri Indonesia 2010 Tak Lancar Bahasa Indonesia. Nadine Alexandra Dewi Ames yang terpilih sebagai Pemenang Putri Indonesia 2010 tak fasih berbahasa Indonesia.Hal ini terlihat saat Malam Final Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2010, Jumat (8/10/2010), terlihat sekali kegugupan dan ketidaklancarannya.

Pada saat terpilih di 5 besar misalkan, perempuan yang lahir dan besar di Inggris ini menjawab pertanyaan dari Pierre perusset yang kemudian diwakilkan oleh Triesna Jero Wacik. Pertanyaan itu soal pendapat ahli filsafat asal China, Lao Tzu yang mengatakan 'kalau langkah awal akan menentukan langkah sukses kita selanjutnya.

Dia tidak menjawab pertanyaan tersebut dengan Bahasa Indonesia, tapi menggunakan bahasa Inggris dengan lancar. Groginya Nadine kelihatan sekali saat dia melesat ke 3 besar bersama Puteri Gorontalo Alessandra Khadijah Usman dan Puteri DIY Reisa Kartikasari.

Di babak inilah pertanyaan juri yang dibacakan pembawa acara ChokySitohang tak mampu dijawabnya dengan baik. Gadis yang terdaftar sebagai mahasiswi dari Bath Spa University untuk Strata 1 Film dan Screen Studie itu terlihat sekali tidak lancar menjawab.

Kok bisa sih Putri Indonesia, tidak bisa menjawab dengan bahasa nasional ? Putri dari pasangan Nurjanah dan Clif ini malah tak lancar berbahasa Indonesia. Dia pun menepisnya dengan halus.

"Bukan tak fasih. Saya sudah tiga tahun ada di Indonesia, tapi memang saya belum begitu lancar berbicara bahasa Indonesia. Disamping itu saya sangat gugup terutama pada hari ini," kata dara 23 Mei 1991 ini ditemui wartawan usai final PPI di Ballroom Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/10/2010) dini hari.

4 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


bolehngeblog said...

kalau dilihat dari wajahnya,putri indonesia 2010 kali ini wajahnya biasa saja, tapi semoga dia dapat membawa nama baik indonesia di ajang yang lebih tinggi...

Bolehngeblog

Radenmas said...

weleh weleh..dulu ada putri indonesia namanya nadine,wajahnya bule tp bhs inggrisnya payah,,eh sekarang adalagi nama nadine wajah agak indonesia tapi malah bhs indonesianya yang payah..

sang pencerah said...

hm...memang ironis bang, seharusnya mereka malu untuk mengakui sebagai putri indonesia. apa kata dunia......xixixixixi....(tawa khas seorang kopi tozie).

Rokok Elektrik Shop said...

Selamat deh buat Puteri Indonesia yg baru

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...