Perahu Nabi Nuh Foto Video



Share
Perahu Nabi NuhFoto dan Video Perahu Nabi Nuh yang menurut kabar burung ditemukan di Turki, Sekelompok arkeolog asal China dan Turki mengklaim telah menemukan bahtera (kapal) Nabi Nuh di sebuah gunung di Turki dengan ketinggian 4.000 meter.

Tim ilmuwan yang khusus mengeksplorasi temuan bersejarah dalam kitab suci menemukan contoh kayu yang terpendam dalam struktur Gunung Ararat yang terletak di sebelah timur Turki. Dalam penelitiannya terbukti jika kayu tersebut berumur sekira 4.800 tahun, sama dengan usia bahtera Nabi Nuh.

"Kami tidak menyebutkan hal itu 100 persen bahtera Nuh, tapi kami yakin 99,9 persen jika contoh kayu itu memang berasal dari struktur kapal Nabi Nuh yang karam di gunung ini 4.800 taun lalu," ujar Yeung Wing-cheung, seorang pembuat film dokumenter yang juga anggota dari tim Noah's Ark Ministries International.

Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, Nabi Nuh -- nabi tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, diberi wahyu untuk membuat kapal besar -- demi menyelamatkan umat manusia dan mahluk Bumi lainnya.

Cerita tentang bahtera Nabi Nuh dikisah dalam berbagai buku, sejumlah film dan lain-lain. Sejumlah ahli sejarah dari berbagai negara sudah lama penasaran dengan kebenaran kisah ini.

Untuk membuktikan kebenaran cerita itulah, kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam 'Noah's Ark Ministries International' selama bertahun-tahun mencari sisa-sisa perahu legendaris tersebut.


Sekelompok peneliti gabungan dari China dan Turki menyatakan telah menemukan sebuah perahu bersejarah yang tertulis di dalam kitab suci 3 agama, yakni Islam, Kristiani, dan Yahudi. Perahu Nuh yang menjadi penyelamat 8 orang dan makhluk bumi lainnya itu ditemukan di sebuah daerah pegunungan di Turki bagian Timur.

Demikian ungkap salah satu tim peneliti yang tergabung dalam ‘Noah's Ark Ministries International' kepada media setempat, 26 April 2010 lalu.

"Kami belum yakin 100 persen bahwa ini benar perahu Nuh, tapi keyakinan kami sudah 99 persen," kata salah satu anggota tim yang bertugas membuat film dokumenter, Yeung Wing.

Sebagai bukti bahwa apa yang mereka katakan bukanlah hal yang mengada-ada, kelompok yang beranggotakan 15 orang tersebut menunjukkan spesimen fosil kapal yang diduga perahu Nuh, berupa tambang, paku, dan pecahan kayu kepada para wartawan yang meliput.

Mereka berharap penemuan besar ini mendorong pemerintah Turki mendaftarkan situs negara ke UNESCO. Para peneliti ingin lembaga internasional seperti PBB juga dapat ikut serta menjaga kelestarian perahu Nuh.

Sungguh besar pekerjaan Tuhan untuk menunjukkan bahwa Alkitab adalah iya dan amin. Dia memakai para peneliti zaman sekarang membuktikan bahwa apa yang terjadi ribuan tahun yang lalu adalah benar adanya. Jadi, buat apa kita tidak percaya dengan apa yang tertulis di dalam Alkitab jika sudah banyak hal didalam-Nya telah terbukti ?

Bahkan hal yang aneh jika masih ada orang yang mengganggap Alkitab adalah berisi dongeng-dongeng dan kata-kata bualan semata. Perlu dipertanyakan manusia yang memiliki pemikiran-pemikiran seperti ini.


1 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


kim said...

nabi nuh itu nabinya islam bukan agama lain.

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...