Tiga Kepala Staf Angkatan TNI diganti ?



Share
Tiga Kepala Staf Angkatan TNIWalaupun kabarnya belum pasti, dan baru akan diumumkan pada hari senin. Tiga kepala staf angkatan TNI yakni Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut dan Kepala Staf Angkatan Udara diganti dan dijadwalkan dilantik pada Senin (9/11) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu mengatakan, penggantian ketiga kepala staf angkatan telah lama dipersiapkan dan merupakan kegiatan rutin.

"Jabatan Kepala Staf Angkatan Darat diserahkan dari Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo kepada Letnan Jenderal TNI Suryo Prabowo, yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat.

Jabatan Kepala Staf Angkatan Laut akan diserahkan dari Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno kepada Laksamana Madya TNI Agus Suhartono yang kini menjabat sebagai Irjen Departemen Pertahanan.

Jabatan Kepala Staf Angkatan Udara akan diserahkan dari Marsekal TNI Subandrio kepada Marsekal Madya Imam Sufaat yang kini menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I".
KSAD, KSAL, dan KSAU Diganti Mendadak

Pergantian pimpinan terjadi di pucuk pimpinan TNI di tiap angkatan. Pergantian ini meliputi posisi KSAD, KSAU, dan KSAL. Pergantian terkesan mendadak.

Informasi yang diperoleh di lingkungan istana kepresidenan, Sabtu (7/11/2009), Letjen TNI George Toisutta yang saat ini menjabat Pangkostrad akan diposisikan sebagai KSAD. George menggantikan Jenderal TNI Agustadi Sasongko.

Sedang KSAL akan dipercayakan kepada Laksamana Madya Agus Suhartono, menggantikan Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno. Saat ini, Agus Suhartono masih menjabat sebagai Irjen Dephan.

Sedang KSAU dipercayakan kepada Marsekal Madya Imam Sufaat, menggantikan Marsekal Subandrio. Saat ini, Imam Sufaat menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Angkatan Udara.

Pelantikan dan serah terima jabatan akan dilakukan pada 10 November 2009, di Istana Negara. Pergantian tiga kepala staf ini memang wewenang presiden, tanpa melalui sidang Wanjakti.

Saat dikonfirmasi mengenai kabar ini, Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagoem Tamboen mengaku belum tahu. "Saya belum bisa mengkonfirmasi soal ini," jelas Sagoem saat dihubungi lewat telepon.


1 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Belajar Menjadi Blogger™ said...

ada apakah gerangan? apakah memang sudah saatnya refresh atau ada udang kejepit batu ya? :)

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...