Informasi Arus Mudik Jalur Balik Lebaran



Share
Informasi Arus MudikInformasi Arus Mudik Lebaran dan Arus Balik Nagreg yang setiap tahunnya hampir selalu dipadati antrean kendaraan yang sangat panjang, kondisi jalan yang menanjak tajam dengan jarak yang cukup panjang, di hari-hari biasa saja jalur ini sangat rawan kemacetan apalagi saat Mudik Lebaran 1430 H seperti yang terjadi tahun 2009 sekarang ini.

Kita bisa melihat berbagai Info Mudik lebaran bahwa Arus Lalu Lintas dari arah bandung menuju Tasikmalaya dan Garut atau sebaliknya selalu dipadati kendaraan dengan antrian yang cukup panjang.
Kendaraan Nagreg Terpadat Sepanjang Sejarah, Lonjakan kendaraan pada H-1 Lebaran tahun ini dinilai merupakan arus terpadat sepanjang sejarah di jalur Selatan Jawa Barat (Jabar). Pasalnya, jumlah kendaraan dari akhir H-2 sampai H-1 ini peningkatannya mencapai 1.000 persen dibandingkan hari biasanya.

Tercatat, kendaraan yang keluar dari pintu tol Cileunyi mencapai 109 ribu sedangkan pada hari biasa dan akhir pekan jumlah kendaraan maksimal hanya sebanyak 12 ribu.

Sementara itu, kendaraan yang melintas di jalur Nagreg Kabupaten Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya mencapai 78 ribu. Jumlah tersebut meningkat 33 ribu dari hari yang sama atau H-1 tahun 2008 yang hanya mencapai 45 ribu. Jumlah itu pun melebihi puncak arus mudik di tahun lalu yang terjadi pada arus balik yang mencapai 76 ribu.

"Kondisi ini sangat luar biasa," ujar Kapowil Priangan Jawa Barat Kombes Anton Chalyan saat ditemui di pos Polisi Nagreg, Sabtu, 19 September 2009.

Sebab, kepadatan di jalur Selatan Jabar dari mulai keluar pintu tol Cileunyi hingga Nagreg dan Malangbong Kabupaten Garut tidak dapat dielakkan karena jalan tersebut hanya mampu menampung 4.200 ribu kendaraan. Selain itu, kepadatan dipicu terisinya hampir semua jalur-jalur alternatif yang ada seperti Leuwigoong Garut, Cijapati dan Wado, Sumedang.

"Kita tidak memiliki ruang gerak sedikit pun untuk melakukan penarikan kendaraan, sehingga penumpukan dan antrian panjang terjadi dari Nagreg hingga pintu tol Cileunyi," kata Anton.

Selian itu, jalur Nagreg atau Selatan pun memiliki keunikan tersendiri dibandingkan jalur mudik lainnya karena kepadatan arus lalu lintas terjadi dari dua arah sedangkan di jalur mudik seperti Pantura kepadatan hanya satu arah saja.

Pada H-1 ini kendaraaan dari arah Tasik dan Garut menuju Bandung dan Jakarta mencapai 31 ribu. Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat dari hari biasanya.

• VIVAnews

0 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...