Nasrudin Ditembak dari Jarak Jauh



Share
Ahli forensik Universitas Indonesia, Abdul Mun'im Idris, mengatakan bahwa mayat Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, telah dimanipulasi atau tidak asli sebelum ia memeriksanya. Akibatnya, ia tidak bisa menentukan beberapa hal soal kematian korban.

"Mayat sudah dimanipulasi," kata Mun'im saat memberikan keterangan sebagai saksi di persidangan terdakwa mantan Ketua KPK, Antasari Azhar, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2009). Sebelum Mun'im melakukan pemeriksaan di RSCM Jakarta, korban Nasrudin sempat dirawat di rumah sakit di Tangerang lalu dibawa ke RSPAD Gatot Subroto.

Dalam sidang sebelumnya, semua terdakwa mengaku dipaksa menadatangani BAP dan disiksa. Edo dan anak buahnya bahkan mengaku, tim nya selalu dibuntuti oleh tim lain yg berambuk cepak, memakai baju safari dan menggunakan mobil panther, timor dan terano.

Dalam fakta persidangan juga terungkap fakta bahwa Wiliardy mengaku disuruh menandantangi BAP yg isinya ditujukan hanya untuk menyudutkan Antasari.
Saksi ahli Dr Munim Idris, kembali mengungkap kejanggalan seputar kematian Nasrudin. Mayat Nasrudin ternyata telah "dimanipulasi" entah oleh siapa. Dan dia mendapat telepon dari Mabes Polri untuk tidak mengakui fakta tsb.

Astagfirullah ... Jahatnya rejim ini .... Apakah Pelaku Rekayasa Nasrudin adalah Komplotan yang sama dengan yang mengkriminalisai Bibit dan Chandra ?
Saksi ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu menjelaskan, proyektil peluru yang bersarang di kepala Nasrudin bukan merupakan tembakan jarak dekat dilihat dari bekas luka di kulit kepala korban.

Nasrudin Ditembak dari Jarak Jauh"Lubang kulit di kepala sebelah kiri almarhum jelas membuktikan bahwa korban ditembak dari jarak jauh sekitar 50 centimeter atau 60 centimeter," ujar Idries hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, di Tangerang, Senin (26/10).

Dia mengaku, tembakan jarak jauh di kepala Nasrudin berdasarkan sifat luka di kulit kepala almarhum. Lubang tembakan di kulit tidak selebar luka di dalam kepala korban. Sebaliknya, Idries mengutarakan, tembakan jarak dekat jika bekas luka di kulit kepala agak lebar dari jarak tembak antara 1 hingga 50 centimer.

Adapun, kata Idries, ketika jenazah Nasrudin di otopsi pada 15 Maret 2009 di rumah sakit Gatot Soebroto, dua luka di kepala almarhum telah dijahit dengan bentuk yang tidak lebar. Peluru yang menembus kepala Nasrudin terdapat dua proyektil peluru, lubang tembakan masuk ke pelipis kiri wajah dan satu lagi tercantum didalam jaringan otak. "Peluru itu panjangnya sekitar 9 milimeter, jenis senjata revolver dengan tipe SNW," tandas Idries.

Bentuk peluru yang ditemukan didalam kepala Nasrudin tidak beraturan, tidak bulat sebelum ditembakan oleh salah satu tersangka.

Danil bersama empat rekannya, yakni Hendrikus Kiawalen alias Hendrik, Fransiskus Tadom Kerans alias Amsi, Heri Santoso bin Rasja alias Bagol dan Eduardus Ndopo Mbete alias Edo diduga terlibat pembunuhan terhadap Nasrudin. Kelimanya didakwa melanggar Pasal 340 Jo. Pasal 55 ayat 1 ke 1 tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati.

Antasari Azhar terlahir di Pangkal Pinang, Bangka 18 Maret 1953. Dia adalah anak ke 4 dari 15 bersaudara. Anak dari pasangan H. Azhar Hamid SH dan ALM HJ. Asnani ini resmi dilantik menjadi ketua KPK pada hari Selasa 18 Desember 2007 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kiprahnya di dunia perkorupsian Indonesia tidak bisa diragukan lagi. KPK di bawah kepemimpinnya memperlihatkan keberanian, profesionalitas, integritas dan eksistensinya yang tidak berada di bawah kendali pemerintah (eksekutif). Ia tidak gemar menghadap dan melapor kepada Presiden seperti pendahulunya Taufiequrachman Ruki.

Pada awal kepemimpinnya, beberapa saat setelah ia dilantik , KPK membongkar kasus suap dalam tubuh Kejaksaan Agung, Juga menuntaskan kasus penyimpangan dana di Bank Indonesia yang melibatkan antara lain Aulia Pohan, besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pertengahan tahun ini Antasari juga menjadi bahan berita yang tidak ada habisnya.Dia diisukan menjadi dalang utama dalam kasus pembunuhan berencana Direktur PT. Rajawali Putra Banjaran Nazrudin Zulkarnaen. Munculnya nama Antasari pertama kali diungkapkan oleh Rani Juliani istri ketiga Nasrudin yang telah dinikahi secara siri.

Kasus ini memang menimbulkan banyak pertanyaan, apakah hanya karena takut skandal seksualnya terbongkar, Antasari lantas memerintahkan pembunuhan itu? atau ada hal yang lebih besar dari pada itu yang menjadi latar belakang pembunuhan itu?

Antasari adalah pendekar hukum yang sudah malang melintang di dunia peradilan. Dia tentunya tahu bahwa perbuatan yang “disangkakan” padanya sekarang ini, mempunyai resiko hukum sangat besar.

Apalagi jika dilakukan dengan perencanaan yang tampak tidak terlalu rapi sehingga mudah ditelusuri. Mungkinkah Antasari dijebak? Mestinya tak semudah itu Antasari dijebak, mengingat ia pun seorang ahli di bidang jebak-menjebak. Ada beberapa koruptor yang kepergok atau “tertangkap tangan” lantaran jebakan-jebakan dia.

Antasari adalah simbol. Simbol pemberantasan korupsi, paling tidak sejak dia menjabat Ketua KPK. Disadari atau tidak Antasari punya banyak musuh dari berbagai kalangan yang merasa terancam keberadaannya karena kasus korupsi, dan tentu banyak orang yang ingin menggulingkannya dari jabatan itu.

Di benak saya pun muncul petanyaan, apakah Antasari benar-benar tersangka dalam kasus itu atau hanya terjebak dalam suatu permainan musuh? Semoga proses hukum kelak bisa membuktikan kebenaran itu. Toh pada akhirnya kebenaran itu akan terungkap.

Kasus terbunuhnya Nasrudin Zulkarnaen, bukan hanya duka cita bagi keluarga, tapi juga duka cita bagi semua orang yang mendambakan keamanan dan keadilan. Sebab jika terbukti oleh pengadilan jika otak dari pembunuhan itu adalah oknum-oknum pembela hukum di negeri ini maka masyarakat pun akan semakin kehilangan kepercayaan kepada para pejabat hukum dan keadilan.

source : www.tvone.co.id, dafhy.net dan berbagai sumber

5 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Rama said...

Kalau kasusnya gak usai-usai,, gimanan dengan para koruptor yang lain,, pasti pada bebas berkeliaran,,


http://frima378.blogspot.com/

Celebrities said...

serem ya hukum dinegara kita mas!?, setiap kasus tak pernah kunjung usai, berbeli belit kesana kemari, coba kalo orang miskin yg jadi korban, satu hari langsung siap dipenjara. sebagai tambahan, mas linknya sudah lama saya pasang, mohon link saya di pasang juga ya, jika sudah mohon infokan saya ya mas.. terima kasih sebelumnya sahabatku..

Wisata Riau | Pekanbaru Riau said...

semua bisa diatur kang :))
Mari Lanjutkan Perjuangan..
Lahirkan Reformasi Jilid 2

mbah gendeng said...

hmmmmm konspirasi tingakt tinggi

Bang Ir said...

menanti ajal para pelaku sajalah.....kita hanya bisa membaca, menderngar tapi tidak bicara...!

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...