Pengacara Antasari Azhar Yakin ada Aktor Intelektual Lain



Share
Pengacara Antasari Azhar Arif Yusuf Amir "Kita jangan lupa kasus ini adalah kasus pembunuhan bukan kasus perselingkuhan dan asmara, beliau mengharapkan pemberitaan dan penyidik fokus pada kasus pembunuhan ini".

Beberapa wartawan sempat bertanya dengan munculnya satu nama lain pengusaha berinisial HTS, dijawab oleh Pak Arif sampai saat ini tidak tahu dan di BAP tidak menyebut-nyebut nama itu mungkin di BAP lain" Ujarnya


Konteks pembunuhan penyidik diharapkan bisa mengembangkan siapa aktor Intelektual sebenarnya. Posisi Antasari Azhar itu sebagai apa ? Penyandang Dana, Penyuruh dan Eksekutor sudah ditangkap semua. Hari ini Kapolri sudah mengatakan bahwa ini bukan motif asmara maka kita mengingatkan kepada kawan Tolong stop masalah selingkuh dan asmara. Ada motif lain yang betul-betul akan terungkap dalam waktu dekat, saya yakin itu"

Berikut petikan Arif Yusuf Amir saat ditanya wartawan, beliau yakin ada aktor intelektual lain dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

Foto Rani Juliani Antasari AzharTersangka kasus pembunuhan Antasari Azhar pernah berjanji akan membeberkan skenario besar dalam kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Tim kuasa hukum Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif itu sangat yakin ada motif besar yang akan segera terungkap.
"Ini ada motif-motif lain yang akan terungkap dalam waktu dekat. Kami yakin itu," kata salah satu pengacara Antasari Azhar, Ari Yusuf Amir, usai mengunjungi kliennya di Tahanan Direktorat Narkoba, Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/5) malam.

Ari Yusuf pun mengatakan bahwa bukan hal yang tidak mungkin bila ada aktor intelektual lain yang 'lebih tinggi' dari Antasari. Apalagi, ada pernyataan Kepala Polri yang menyebut kasus ini jangan terburu disimpulkan karena persoalan asmara semata.

"Kami yakin itu. Kami sedang melakukan kajian, investigasi juga sudah berjalan dan waktu dekat akan membuahkan hasil," ujar Ari Yusuf.

Sebelumnya, Ari Yusuf juga menegaskan bahwa kasus ini bukanlah kasus dugaan perselingkuhan. Maka itu tim pengacara meminta polisi dan media massa lebih fokus kepada kasus dugaan pembunuhannya. Tim kuasa hukum berharap, adalah menjadi tugas penyidik untuk mencari tahu motif lain dan mengungkapnya terlebih dahulu.

Dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, polisi telah menahan sembilan tersangka. Mereka yang ditahan termasuk Antasari Azhar, pengusaha Sigid Haryo Wibisono, dan mantan Kepala Polres Jakarta Selatan, Williard Wizar.

Diduga, penembakan ini berangkat dari cinta segitiga antara korban, Antasari, dan seorang gadis bernama Rani Juliani. Rani merupakan gadis yang berprofesi sebagai caddy di lapangan golf Modernland yang sudah dinikahi siri oleh korban Nasrudin.

4 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Anthony Harman said...

Prihatin banget. Antasari yang selama ini begitu tegas, tak tersentuh dan sangat ditakuti para koruptor ternyata jatuh hanya karena wanita.

Albri said...

Rani Juliani memang hot bos.........

Blog Watcher said...

CINTA BIRAHI ANTASARI





Antasari Azhar memang fenomenal. Menyala bagai api, melompat dari hati, membakar hangus koruptor lalu jatuh, menghilang menjadi abu. Hancur nama dan karirnya. Dia tersangka aktor intelektual pembunuhan Nasrudin, dengan latar cinta segitiga.


Benarkah pembunuh Nasrudin adalah Antasari??!!


Lepas dari persoalan pro dan kontra persoalan itu, ini adalah hasrat permasalahan cinta.

Cinta... selalu menghidangkan suatu madah tersendiri di segala lapisan masyarakat. Cinta selalu menguak rahasia alam dan misteri keabadian. Seperti tertulis dalam kisah Julius Caesar-Cleopatra, Bill Clinton-Monica Lewinski, Yahya Zaini-Maria Eva, Al Amin-Eifel, kini Antasari-Rani, semua berlatar belakang cinta.


Cinta telah membutakan mata meraka. Bagai setangkai mawar mekar indah, namun disekelilingnya dibangun pagai berduri. Mereka membabat habis pagar itu tanpa membiarkan ia berjalan dalam prosesi cinta.


Dari semua permasalahan,cinta selalu menampakkan fragment kekakuan, tiap-tiap segi permasalahan cinta membawa derita, memojokkan manusia menuju kehidupan yang serba fana.

Julius Cesar akhirnya hidup sendiri ditinggal mati Cleopatra, Al-amin dihukum 10 tahun penjara kemudian bercerai dengan kristina. Kini Antasari membunuh Nasrudin dengan latar cinta pula

Berkaca dari permasalahan itu semua, Mungkin kita harus belajar kembali apa itu cinta??!! seorang pujangga Yunani, Plato pernah berkata, bahwa cinta yang murni adalah cinta yang bebas dari pengaruh nafsu kekelaminan. Ajaran cinta ini dikatakan olehnya cinta para Dewata.

Pertanyaan besar dalam diri kita. Akankah kita harus kembali mengamalkan yang telah lama punah itu??!!

Ridwan said...

Hal yg terjadi pada Samsons yg akhirnya hrs takluk dg seorang wanita (Delila) sepertinya kembali terulang lagi pada Bpk Antasari yg selama ini terkenal perkasa (baca: tegas) dlm melawan korupsi. IMAN kepada-NYA yg kuat, bukan kekuatan diri sendiri, yang kita perlukan dlm menjalani tugas dan kehidupan kita sehari-hari.

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...