Selingkuh dan tanda-tandanya



Share
Tulisan ini tidak hanya mengajak anda mengenali tanda-tanda selingkuh sejak dini dan cara keluar dari jeratannya, tetapi sekaligus memberikan makna baru "Antara cinta dan keluarga"

''Rab ... terimakasih, cinta diantara kami
Izinkan aq merawatnya.

Jika Anda adalah Istri, Suami, Calon Istri, Calon Suami, Parabola alias 'Paraone B***l Tiheula, TG Kere sampe TG Tajir, Oom 'Senang' sampe Oom 'Blangsak', Bujang Tulen sampe Bujang Lapuk, JaHe dan JaRiAn (Janda Herang, Janda Ripuh A***g), Duren dan Durian para pasangan ... . yang 'Sedang Berselingkuh', Sudah Berselingkuh apalagi kalau anda 'berniat Untuk Selingkuh' serta buat anda 'yang tidak dan gak niat selingkuh' ... bacalah postingan ini ...

Waspadalah selingkuh adalah virus beda-beda dikiit sama Nge Blog, FS, dan Nge Plruk !
Bisa menimpa siapa saja !

Buat para pasangan selingkuh yang memang pasti punya mental 'pantang menyerah', ... gak ada dong kamus menyerah buat kita ..he he he ya nggak? mungkin kata itu yang akan saling mereka ungkapkan seandainya masih sering sms-an.

Stop... Selingkuh !
  • Dia tidak tampan, ganteng atau macho ... bukan seks yang kami cari, kami melakukan itu hanya sebagai 'ungkapan kasih sayang di antara' 'kami'.
  • Jatuh cinta, oh indahnya, akan tetapi apa jadinya, jika kita -- yang sudah bersuami bahkan punya anak jatuh cinta dengan pria lain ? Atau anda yang sudah ber'istri' dan juga punya anak jatuh cinta dengan wanita lain ?
  • Menggapai cinta itu 'Mudah' yang sulit adalah 'Menjaganya'. Selingkuh itu 'Cetek' yang rumit bagaimana 'Lepas' dari Jeratannya.
  1. Jatuh cinta dengan pria itu, membuat saya menemukan dunia baru. Saya merasa cantik, seperti bunga yang baru mekar. Dan tiba-tiba muncul bisikan entah darimana. saya ingin agar pria itu terus mengagumi saya, mengguyur saya dengan perhatian dan pujian (Arlinda, wartawan, 34 tahun)
  2. Aku si ''Tegar'' menggendong perkawinan yang rapuh di pundak, bertemu dia, si multi fungsi. Dari sekedar kenalan sebagai sesama aktivis, bergeser menjadi tempat mengadu dan berkeluh kesah, Aku sampai lupa dengan reputasi dia sebagai penakluk wanita. Setelah sadarpun aku sudah tidak bisa berpikir jernih untuk menjauh. Aku terlanjur terbiasa dan merasa nyaman. (Dyah Ayu, 33 Tahun, Pekerja Kemanusiaan)
  3. Para pria itu mencoba-coba mendekati saya. Mereka sudah memiliki pasangan. Bahkan mereka tahu bahwa saya sudah bersuami. Perasaan saya antara rasa ingin marah, jengkel, tapi juga penasaran, ingin tahu seberapa berani mereka bermain-main. (Ratna Medina, 35 Tahun Pengacara)

Instruder

Aku ingin tetap bersama suami dan anakku , tapi aku cinta pria itu ... Saya tidak mau kehilangan dia'' jawab saya lirih.

''Semua yang ia lakukan membuat saya tahu bagaimana ia begitu mencintai saya dan tak ingin kehilangan saya. Hal itu membuat saya meresa istimewa dan berarti. Saya merasa dibutuhkan, merasa tersanjung dan dihargai. Cinta suami dalam bentuk yang kongkrit, memberi tenaga buat saya''

Hmm...saya tidak benci, tidak marah dan tidak juga rindu. Biasa saja, seperti tak pernah terjadi apa-apa. Baru saya tahu apa yang dikatakan oleh sahabat saya itu benar belaka begitu mudah hati berubah, begitu rawannya hati berpaling, bila kita sejenak saja lupa siapa pemilik hati ini.

Saat Berpaling

Aku tak menyangka akan terkena virus itu. Tak tahu bagaimana aku terserang virus selingkuh ? Seperti virus influenza yang dapat menyerang siapa saja yang turun daya tahan tubuhnya. Itulah yang terjadi padaku. Apakah ini pertanda turunnya daya tahan perkawinanku ?

Aku juga mulai merindukan kehadirannya. Apa pun tindakan yang kuambil tak akan kulakukan tanpa dukungan dia. Telepon, sms, dan pertemuan-pertemuan pribadipun sering kami lakukan . Bahkan untuk urusan anak-anak aku mendiskusikannya dengan dia. Diapun mampu melakukan sesuatu yang seharusnya menjadi tanggung jawab suamiku seperti mengantarkan ke dokter saat anak-anak sakit, menunggui mereka les, juga mengajaknya jalan-jalan. Menjenguk-ku kerumah saat aku 'sakit' dan kebetulan 'suami tidak ada'.


Bersambung ...

source : pipit senja (Kisah Nyata)

7 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Ani said...

Hmm...betul, harus hati2, paling tidak harus bisa memagari diri. Soalnya katanya, kalau udah SLI, susah lepasnya. Kayak ingus yang nempel di hidung (maaf perumpamaannya kok jorsek ya).

Bunda Nayla said...

Betuuuul sekali,selingkuh tidak akan terjadi jika masing2 pasangan mengerti betul apa rtinya sebuah kesetiaan dan keimanan.

aroengbinang said...

cem macem manusia ini, jarang banget ada yg bunder, halus di semua sisi. just try to be a better person every single day...

IrmaBuana said...

Betul selingkuh itu seperti candu, kalo udah masuk kedalamnya, susah banget buat keluar. Ih syereeeem

biaca said...

Asl..sayang..bersambung..sambungannya mana mas ? oiya sy link ya

muhammad arief said...

selagi ngk ketahuan yaa ngk pa2.....engk lah jangan coba2 selingkuh bahayaaa sangat bahaya

anitamui said...

aduuchh,,,mungkinkah rumah tanggaku bisa terhindar dr perselingkuhan,semakin maraknya perselingkuhan semakin besar pula rasa kekhawatiranku,ketakutanku,,,uuchhh pacarku setia gak ya,,,:(

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...