Secangkir Kopi Tozie 'Sialan Enak Anjrit'



Share
Kalo ada yang bertanya ???
Aq suka apanya ? matanya, hidungnya, bibirnya, Jidatnya, tulisannya ???
semuanya kujawab TIDAK ... tahu !??
Memang betul apa yang tertulis di banyak 'buku'
"Hati itu mempunyai akal tersendiri yang sering tidak dapat diterima oleh akal"

Ingin rasanya bertanya pada Plato atau Frank D. Cox ...
Apakah ini eros, agape, atau philos ???
Falling atau sekedar flirt ?
Kubuka Al Ghazali, Muhammad iqbal dan Khalil Gibran ..
Masih belum kutemukan jawaban ...???
Kepenasaranku bertambah kusisir di lembaran Om Freud, Mang Naisbitt, Akang Covey
Sampai Neng Ayu utami, Mbak Dewi Lestari & Ikhwan Abu Al Ghifari
Nihil ... Dengan sisa-sisa asa yang kupunya
Kutelusuri undak-usuk Bahasa Sunda.

Yeah ... Alhamdulillah aq temukan satu kata yang tepat mewakili perasaanku saat ini !
''Tagiwur'' yang padanan katanya belum aq temukan di Bahasa Indonesia, Inggris, ataupun Arab.

Tapi Aq mencoba definisikan perasaan tagiwur ini memakai bahasa tozie
Mix antara rasa Cinta yang Illahi dengan Nafsu yang Insani.
Jika 'tiga sendok gula' dicampur air mendidih rasanya hambar,
begitu juga 'satu sendok kopi' saja yang diseduh akan terasa pahit,
akan tetapi integrasi dari dua benda diatas terasa nikmatnya

Jika diseduh air panas ditemani Opak Bungbulang, Rengginang Singajaya, Ladu Malangbong, Cemprus Banjarwangi, Cau Cilawu, Picung Tarogong, ataupun Dodol Garut atau sambil ngemil Chocodot. akan tercipta pengembaraan rasa maha dahsyat lagi jika kita sembari menjepit 234.

Untuk kolaborasi yang harum, menyegarkan, dan nikmat tapi kadang menyesakkan: pahit, tapi sekaligus mengandung unsur manis, saya sudah memaksakan untuk mewakili namanya hanya dengan satu kata ’’Kopitozie’’.

Mudah-mudahan ....
Perbedaan yang bisa menciptakan persamaan dan keseteraan ...
Tidak terjadinya perjumpaan yang menimbulkan kerinduan dan kasih sayang ...
Kesenjangan tapi melahirkan kasih sayang dan saling pengertian ...
Tercipta hanya dengan segelas Kopitozie !
Tapi Hambar 'rasa'nya jika tidak disandingkan dengan "Semangkuk ... ?'

4 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Ani said...

Kalimat-kalimatmu penuh dengan ungkapan, implisit, yang mungkin hanya dirimu saja yang tahu, walau kini aku juga berusaha mengerti maknanya. Orang lain hanya bisa me_reka-reka seperti sangkaan mereka saja.
*lagi sok serius*

KKdira said...

semangkuk jenong?????

CubiCuTe said...

ass...
huahaha... akhirnya gw ada waktu buka website lo Om :D busyeeeettttt dahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.... GW SUKA GAYA LO !! Nah gTu doch... Dah waktuNya Lo BanGGa mempRoKLamirkan 'Teteh'. so swiiittt :p

ajrit!Mun teu Jadi ma T'Pit, ku *iNg di D*dot :D huahaha. TerusKAn PJuanGan Mu Om !!SEMANGATTTT :))

Wass...

Blog Anak IT said...

Ah. . Baru taw aq apa itu "kopitozie". . .Tapi maseh bingung dikit. . He he

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...