Calon Bupati Garut dipilih Selektif



Share
Dalam rangka memperingati HUT Golkar ke – 43 jajaran pengurus Partai Golkar Garut akan mengevaluasi kinerja Partai dan akan lebih Selektif terhadap Bakal Calon Bupati Garut yang akan melamar untuk maju pada Pilkada 2008 nanti, sebab menurut Ketua Partai Golkar Garut H. E. Ruhiyat Prawira yang akrab di panggil H. EA.

Pihaknya tidak mau kecolongan lagi seperti ketika mendorong Agus Supriadi sebagai Bupati Garut
“ Saya tidak mau kecolongan lagi seperti yang sudah – sudah, secara jujur saya katakan waktu dulu saya sampaikan bahwa Kader terbaik adalah Pak Agus, tapi di tengah jalan ada persoalan Pribadi, ya kita akan evaluasi lagi siapa yang pantas menjadi Bupati Garut “ Jelasnya.

EA juga menyebutkan bahwa sampai saat ini sudah ada beberapa orang dari luar partai yang melakukan pendekatan secara prihadi ke partainya meskipun belum secara resmi Pendaftarannya di buka, diantaranya ada unsur dari TNI, dari Birokrat H. Syamsu yang mantan Kepala SDAP Garut dan kini menjabat sebagai Kepala PU Kabupaten Lebak, serta Harliman yang kini tercatat sebagai pegawai Depdagri asal Karangpawitan Garut dan yang lainnya.


Adapun Kriteria calon Bupati yang di sebutkannya diantaranya harus orang Garut asli dan mengetahui karakter Garut dan masyarakatnya, serta yang terpenting harus mempunyai niatan untuk membangun Garut yang sedang dalam keadaan terpuruk ini.


EA juga menerangkan bahwa dalam menghadapi Pilgub dan Pilkada Garut Partai Golkar sudah melakukan beberapa Agenda Konsolidasi diantaranya yang dikemas dalam Agenda Tarling ke - 42 Kecamatan hingga tingkat Desa pada saat Ramadhan yang baru lalu. Hasilnya menurut orang Nomor satu di Partai berlambang Beringin itu bahwa Golkar masih cukup kuat karena mesin Politiknya masih berjalan dengan baik dan dirinya yakin Partai Golkar akan menang pada Pilkada nanti baik berkoalisi dengan Partai lain, maupun Golkar satu paket.


Ketika disinggung mengenai kekalahan Bubun dan Noves yang diusung Golkar berserta PDI – P dan PKB pada pemilihan Walikota kota Tasikmalaya, EA mengatakan bahwa mereka terlalu percaya diri sehingga kurang melakukan gerakan – gerakan Politik.


Sementara itu menanggapi hasil Polling yang dilakukan beberapa Media terhadap Bakal Calon dalam salah satu media tercatat Kader Golkar yakni Deden Sopian berada di rangking pertama, menurutnya Polling tersebut tidak mewakili keseluruhan Element Masyarakat dan hasil Polling itu bisa saja di rekayasa dan bahkan bisa menjadi beban bagi mereka yang tercantum dalam Polling tersebut. - HTN -


0 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...