Murhali Barda



Share
FPI Klarifikasi Status Tersangka Murhali Barda, Pasca penetapan status tersangka terhadap ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Murhali Barda, FPI Depok mencoba mengklarifikasi insiden penusukan jemaat HKBP Ciketing Bekasi.

Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadhri yang meyakini Murhali Barda tidak bersalah dan tidak terlibat dalam insiden tersebut. Idrus mengatakan, peristiwa yang terjadi pada 12 September lalu itu tidak direncanakan melainkan insiden yang berbuntut perkelahian.

Namun, saat ini DPP FPI juga sudah menonaktifkan sementara Murhali Barda dari kepengurusan FPI untuk kelancaran proses hukum.

“Bukan penghadangan tapi perkelahian, bukan penusukan tapi tertusuk, karena sembilan pelaku adalah ikhwan yang sedang lewat berpapasan dengan 200 jemaat HKBP, lalu terjadi perkelahian, saling pukul, saling serang, saling tusuk, saling terluka, “ ujarnya kepada okezone, Kamis (16/09/10).

Idrus juga mendesak polisi memanggil pihak HKBP untuk mencari akar permasalahan dan menemukan solusi. Murhali Barda dinonaktifkan DPP FPI, kata Idrus, bukan karena salah, tetapi untuk melancarkan roda organisasi FPI Bekasi.


"Teramat berat tantangannya, beliau pejuang bukan pecundang, beliau tidak ada di lokasi kejadian. Jika perencanaan, mana mungkin 9 ikhwan berbaju muslim dengan identitas terbuka, jika penghadangan, mana mungkin 9 menghadang 200, jika penusukan mana mungkin 9 ikhwan luka2, patah tangan, bahkan ada yang tertusuk juga,” tandasnya.

1 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


bolehngeblog said...

mari kita serahkan kasus penusukan ini kepada polisi sebagai aparat. Semoga kejadian ini bukan "buntut" dari pembakaran al-quran yang dilakukan oleh 2 pendeta idiot..

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...