Hari Ibu-ibu segar dan Gerwani



Share
Mother's Day is a time of commemoration and celebration for Mom. It is a time of breakfast in bed, family gatherings, and crayon scribbled "I Love You's."
So here for your entertainment are some fun Holiday things for you, your mom and your family. We've got some stories to read, some music to enjoy, some pictures for the kids to color, and holiday craft gift ideas! So bring the kids and tell your friends. And please stop by again.

Apa hubungan Gerwani dengan Hari Ibu
Kita coba sambung-sambungkan ...
Kalau mau melihat dengan jujur, Gerwani adalah sebuah Organisasi perempuan yang independent tidak berafiliasi politik ke partai politik.
Gerakan Gerwani adalah meningkatkan kemampuan dan harkat perempuan. Mendirikan dan mengelola TK Melati untuk anak-anak para buruh tani di pasar. Agar saat para perempuan melakukan pekerjaan, mereka tidak terganggu dengan anak-anak mereka. Dan anak-anak mereka tidak menjadi kelelahan atau tak terurus lantaran ibu-ibu mereka harus berjualan.
Para perempuan yang tergabung dalam Gerwani yang memperjuangkan undang-undang perkawinan termasuk menentang poligami. (Waktu itu akan diresmikan UU yang memberikan tunjangan lebih besar kepada pelaku poligami).

Mari kita panggil Gerwani bagi ..
Para Ibu yang menentang Poligami ..
GERakan WAnita aNti poligamI ....
dianggap Subversif gak ya ????

Menurut salah satu Artikel Mas Jay adalah Yulian Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada tanggal 22 Desember dan ditetapkan sebagai perayaan nasional. Berbeda dengan di Amerika dan Kanada yang merayakan Hari Ibu atau Mother’s Day pada hari Minggu di minggu kedua bulan Mei.

Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan di tahun yang sama dengan Sumpah Pemuda. Organisasi perempuan sendiri sudah bermula sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain.

Pada tanggal 22 Desember 1928 organisasi-organisasi perempuan mengadakan kongres pertamanya di Yogyakarta dan membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani), kongres berikutnya diadakan di Jakarta dan Bandung.

Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional, hingga kini.

Satu momen penting bagi para wanita adalah untuk pertama kalinya wanita menjadi menteri adalah Maria Ulfah di tahun 1950. Sebelum kemerdekaan Kongres Perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Tahun 1973 Kowani menjadi anggota penuh International Council of Women (ICW). ICW berkedudukan sebagai dewan konsultatif kategori satu terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa.

Mandala Bhakti Wanitatama

Pada kongres di Bandung tahun 1952 diusulkan dibuat sebuah monumen, setahun berikutnya diletakkan batu pertama oleh Ibu Sukanto (ketua kongres pertama) untuk pembangunan Balai Srikandi dan diresmikan oleh menteri Maria Ulfah tahun 1956. Akhirnya pada tahun 1983 Presiden Soeharto meresmikan keseluruhan kompleks monumen menjadi Mandala Bhakti Wanitatama di Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta.

0 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...