Kasus Teroris Diduga Pengalihan Isu Nasional



Share
Pro Justitia

Mungkinkah aku mati karena peluru ?
Tidak,
Karena aku tidak sebodoh itu.

Mungkinkah aku mati karena pisau ?
Tidak,
Karena aku pandai menangkis senjata tajam.

Mungkinkah aku mati kelaparan di jalanan ?
Tidak.
Karena aku banyak sahabat di jalanan.

Mungkinkah aku mati lemas di pantai bebas ?
Tidak,
Karena aku terbiasa merenangi laut biru.

Mungkinkah aku mati menyaksikan ketidakadilan ?
Tentu, karena ketidakadilan bisa menyemburkan peluru, senjata tajam kelaparan sekaligus ketidakberdayaan yang menenggelamkan.

Jika hatimu tergetar melihat ketidakadilan ?
Kau adalah sahabatku.

(Buku Cerita dari Cipinang : Rahardi Ramelan)
Kasus TerorisSepak terjang Densus 88 yang main hakim sendiri menembak para tersangka Teroris beberapa hari belakangan ini, penyergapan teroris baru-baru ini di Cawang, Cikampek, dan Sukoharjo diduga merupakan pengalihan isu nasional, khususnya terkait sorotan tajam pada institusi kepolisian saat ini. Hal itu disampaikan pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar, Jumat (14/5).

Bambang menuturkan, polisi seharusnya menjelaskan kepada publik soal penyergapan teroris yang baru saja terjadi. Pasalnya beberapa penyergapan terduga teroris selalu terjadi di tengah berkembangnya nasional, terutama di saat instansi Polri diserang dan borok Polri sedang diobok-obok.


Misalnya, saat polisi menembak mati Noordin M Top pada September 2009, Polri saat itu tengah diserang terkait kasus Bibit-Chandra. Hal yang sama pada Maret 2010, saat Dulmatin ditembak di Pamulang dan penyergapan teroris di Aceh. Saat itu DPR sedang menggelar Pansus Century.

Sedangkan pada kasus penyergapan teroris di Cikampek, Cawang dan Sukoharjo, polisi tengah disorot terkait konflik antar pejabat di lingkungannya. Tepat sehari sebelumnya, mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji ditangkap dan ditahan di Markas Brimob, Kelapa Dua.

3 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Leader Street said...

kalau diliat-liat sih kayaknya gitu, dah bukan rahasia lagi...biasa pengalihan isu jd menu politik praktis

extreme webz said...

info menarik, gak tau tuh para pejabat, hanya ahli pengalihan Isu, gak liat2 masyarakatnya yg tertimpa banjir dan beberapa bencana yang ada

Mara Erviani said...

Memang terlihat seperti itu... tp kita juga jangan memungkiri bahwa pemahaman jihad dan cara pandang mereka terhadap orang diluar kelompok mereka yg mereka kafirkan (spt menghalalkan darah orng kafir dibawah perlindungan pemerintah islam, hartanya dll) itu juga menyimpang....

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...