Membongkar Gurita Cikeas Gunakan Data Sekunder



Share
Tokoh senior Muhammadiyah, Amien Rais, mengaku telah melahap habis buku Membongkar Gurita Cikeas dalam hitungan jam. Lantas, bagaimana pendapatnya setelah membaca habis buku karya George Aditjondro tersebut ?

Apakah beliau juga menilai Buku Membongkar Gurita Cikeas akan mengecewakan banyak para pembacanya karena judulnya lebih bombastis dan sensasional dibanding isinya yang tidak berbobot dan mengecewakan.

Sepertinya sudah banyak link download Isi Buku Membongkar Gurita Cikeas, serta di TVone tadi pagi beberapa pembaca Buku Gurita Cikeas mengaku kecewa dengan isinya yang cuma merupakan penggabungan-penggabungan berita yang belum bisa dipertanggungjawabkan validitasnya. Apakah ini cuma teknik marketing agar buku tersebut laku di pasaran atau adab maksud-maksud lain. Saya mau mencoba untuk Download Gratis Sinopsis Buku Membongkar Gurita dari Cikeas agar lebih tahu cuplikan buku dan kualitas isinya.

"Saya mendapat info yang masih sepihak. Buku ini merupakan gabungan dari berbagai sumber sekunder, seperti internet, jurnal, dan koran. Data-data ini kemudian digabung-gabungkan. Tidak ada hasil penelitian sendiri," ujar Amien, Minggu (27/12/2009) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Membongkar Gurita CikeasDitambahkannya, dalam pemahaman akademis, memang kekuatan data sekunder tidak terlalu berbobot. Namun, lanjut Amien, tentu data-data sekunder yang digunakan George tetap mengacu pada realitas yang ada.

Sementara itu, mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mengaku belum membaca buku tersebut. Namun, Adhyaksa meminta siapa pun jangan melakukan tindakan asal tuduh.

Tuduhan ini, bersama tuduhan lainnya, membuat pemerintah tidak fokus dalam menjalankan program kerja 100 hari. "Maka itu, saya menyarankan agar kasus Century dapat segera dituntaskan sehingga pemerintah dapat fokus menjalankan perannya," ujar Adhyaksa.

(Source : Kompas)


7 Komentar:

KLIK UNTUK MENAMPILKAN SEMUA KOMENTAR


Anthony Harman said...

Wah, kalo masalah ini saya ndak ikut2 deh

Another Blogger said...

Nerbitin buku pas perhatian lagi fokus ke cikeas emang briliant bro. Soal isi? No comment dah. Takut dibilang nyebarin pidnah.
Damai Indonesia Ku.

Anonymous said...

pernyataan paranoid pernah kita dengar ketika bom JW Mariot meledak begitu mudah sang rezim memfitnah orang lalu dengan mudahnya sang jubir menapik; kali ini kita lihat apakah benar buku ini sampah atau di paksa utk disampahkan lewat image rezim yg sudah terbentuk layaknya produk obat nyamuk

Anonymous said...

Saya menyarankan kepada SBY , presiden dengan peroleh suara "audzubillah minzalik', supaya yang mana meneruskan saja bakat daripada senimannya, supaya mengarang lagu lagu berikut dengan judul:
" Saya difitnah " dan " Demi Allah ", ya kan udah dibantu sama jubirnya Pasha ( tapi bukan dari band Ungu nih ).

Anonymous said...

kalo orang seperti pak Amin Rais saja sudah kecewa dengan isinya, mengapa harus di besar-besarkan. apalagi hanya tujuan komersil, ga bagus dah.

acan elhasby said...

http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif
no comment aj ya.......

diam adalah jalan terbaik ketika kita tidak mengerti

Anonymous said...

Ah....siapa sih George itu, paling sebentar lagi kena batunya,bukunya sampah...hahahahahahahahaha..:))

Post a Comment

Silahkan Komentar Nye-Pam terpaksa saya Hapus.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...